FPI. Pembela Islam? Perusak Islam?

with 23 comments

Masih pantaskah FPI menyandang nama sebagai FRONT PEMBELA ISLAM?

Lihatlah beberapa informasi yang saya dapatkan ketika mencoba mengetikkan keywords “FPI Indonesia” di Google;

BBC. This group emerged during the 1997 economic and financial crisis. Its leader Habib Rizieq Shihab is on trial on charges of inciting his followers to make violent raids on various social establishments .

Indonesia Alert. The FPI and MMI are not welcome in Aceh and have never been supported by the Acehnese people, nor has their presence been requested . The FPI has been involved in sectarian killings in Maluku and Central Sulawesi and illegal attacks against non-Muslims and others in Java and elsewhere.

Wikipedia. The Islamic Defender Front (Front Pembela Islam/FPI) is a hard-line Islamic group in Indonesia known for violent actions . Many believe that FPI related to a wide variety of vandalism in Indonesia. There are a lot of requests by Indonesians, including those in Muslim communities, to prohibit them operating in Indonesia.

Website BBC bahkan menempatkan informasi mengenai FPI tersebut ke dalam section khusus yang membahas mengenai Indonesia’s Muslim Militants .

Peristiwa penyerangan oleh FPI terhadap Aliansi Kebangsaan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) kembali menyadarkan kita bahwa keberadaan FPI untuk kesekian kalinya telah merusak toleransi antar umat.

Apa ini yang disebut sebagai “PEMBELA ISLAM”? Di tengah kondisi masyarakat yang sedang terhimpit berbagai permasalahan sosial, FPI justru “berinisiatif” untuk menelurkan satu permasalahan baru. Konflik horizontal antar kelompok masyarakat yang menentang keberadaan FPI saat ini meluas ke berbagai daerah.

Berbagai pihak telah mengecam aksi-aksi sepihak FPI. Suara yang lantang justru datang dari kalangan Islam sendiri. Organisasi masyarakat Islam terbesar di negeri ini, Nahdlatul Ulama, mengutuk keras dan meminta pemerintah segera membubarkan FPI.

Di saat Islam membutuhkan umat-umat terbaiknya untuk kembali memulihkan image Islam di mata dunia, FPI justru merusak Islam dengan mengatasnamakan “pembelaan” terhadap Islam. Kekerasan yang dilakukan oleh FPI sama sekali tidak akan membantu umat Islam untuk bangkit membangun negeri ini. FPI hanya akan menanam benih kebencian terhadap Islam dan kebencian terhadap dirinya sendiri. Dan benih-benih tersebut hanya akan melahirkan kekerasan demi kekerasan.

Jika FPI ingin menegakkan syariat Islam di bumi Indonesia, berilah contoh penegakan syariat Islam yang mengedepankan toleransi terhadap sesama. Jangankan terhadap non-muslim, terhadap umatnya sendiri saja FPI sudah berani bertindak anarkis.

Setelah berbagai aksi yang telah terjadi selama ini, sekali lagi saya lontarkan pertanyaan yang mengawali tulisan ini. Masih pantaskah FPI menyandang nama sebagai FRONT PEMBELA ISLAM ? Saya rasa kita semua tahu jawabannya.

Written by Andika

June 2nd, 2008 at 2:31 pm

Posted in Domestic Issue

Tagged with , ,

23 Responses to 'FPI. Pembela Islam? Perusak Islam?'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'FPI. Pembela Islam? Perusak Islam?'.

  1. hmm…. bukan bermaksud membela, tapi mereka adalah kelompok yg tidak puas dengan realitas sosial yg terjadi saat ini, dimana banyak saluran” ( kepolisan dan pemerintahan ) yg tidak mengakomodir keingin mereka secara pasti seperti ( penutupan judi yg dijaga “aparat”, tempat psk, dan golongan agama lain yg dianggap membelot seperti ahmadiyah, lia eden or something like that ) jadi mereka bertindak sendiri dan tentu saja dilakukan dgn kekerasaan karena bosen bicara sih…
    hahah :)

    sebenarnya ini bermuara pada ketidakpuasaan antar kelompok 1 dan yg lain, mungkin lucu tapi bila secara global gerakan pan islamisme menguat maka organisasi FPI bukan lah apa” tapi lebih memunculkan gerakan” semaca IM hardline

    analoinya mungkin seperti ini ada tikus di rumah, bakar aja sama rumah” nya

    unpas

    3 Jun 08 at 5:20 am

  2. I will not choose SBY anymore..
    Nggak tegas dan nggak punya solusi
    Udah tau FPI itu pelaku kekerasan dan kriminal..
    malah dibiarkan bebas di Indonesia.

    Buat gue, segera kerahkan Densus 88 untuk menangkap anggota FPI
    yang melakukan kekerasan!

    verdinand

    3 Jun 08 at 11:06 am

  3. @unpas
    Kalo dari point of view itu bisa juga sih..ga puas sama pemerintah yang seringkali gagal untuk menegakkan aturan, akhirnya mereka *FPI* yang menegakkan aturan. Tapi sekali lagi, yang saya tidak setuju adalah cara-caranya.

    Lihat saja akibatnya. Sekarang justru FPI yang berbalik menjadi sasaran kekerasan oleh ormas-ormas Islam lainnya. NU pun berencana membubarkan FPI dengan kekuatannya sendiri *again, aparat seharusnya punya peran yang lebih besar*.

    But all in all, kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan. “An eye for an eye will only make the whole world blind”

    @Verdinand
    Will not choose SBY anymore? Berarti 2004 nyoblos dia y Ver? Hahaha…
    Untuk kasus kali ini, gw setuju kalo pemerintah should take a bigger role and tougher stance to overcome FPI. Apapun alasannya, siapapun yang melakukan, kekerasan memang seharusnya tidak bisa ditolerir. Ada aturan hukum yang tetap harus kita taati.

    Densus88? Hummm….berarti FPI=teroris. Gitu? hwahha!!

    andika

    3 Jun 08 at 6:45 pm

  4. hahaha…suatu pertanyaan yang mestinya udah jelas jawabannya kan bek?

    pemerintah mestinya memang harus punya peran besar, dan setidak mampunya pemerintah menangani masalah ini, bukan berarti FPI merasa punya hak istimewa untuk melaksanakan kekerasan menurut definisi ‘benar’nya mereka kan? just don’t make sense!

    ini masalah ‘keterbatasan intelektualitas’ para pengikut FPI mungkin?
    atau bisa juga alasan lainnya, hanya saja, mereka tidak berhak menjustifikasi hal yang mereka agungkan tersebut dengan kekrasan. skali lagi, karena definisi benar salah maupun halal haram itu sangat plural di negara majemuk ini. hanya karena banyak yang gak sependapat sama mereka bukan berarti artinya langsung hancurkan kan?

    tulisan gw yang sangat tidak sistematis ini merupakan keluhan beruntun akan premanisme kelompok berlandaskan agama.

    yah, masalah kita bukan hanya FPI doank, banyak yng lain, cuma yang paling parah sih ni…smua aja dilibas berasa diri paling bener sndiri..

  5. Yaah, mau alasannya apa, ngga puas kek, merasa ga adil kek, anarki adalah anarki, alasan lain ga perlu. Orang2 lain hidupnya juga susah, kenapa ga pake cara yang lebih beradab dan intelektual? Tapi mengingat FPI orang2nya kaya apa… yaaaaah, ngga mungkin akan ada perubahan ya?

  6. setuju banget ama Calvin. mau alasannya gak puas ato apapun ya tetep aja mereka salah. sekalipun niat mereka baik tapi kalo caranya salah ya tetep aja salah.

    lagian gue tuh kadang-kadang mikir, mereka tuh otaknya tertutup apa gimana ya? kok bisa sih terbutakan dengan fanatisme yang sedemikian parahnya. okelah, kita sebagai manusia berkeyakinan tentu menganggap keyakinan kita yang PALING BENAR. itu pasti. tapi jangan nge-judge orang dengan bersandar kepada pengertianmu sendiri dong.

    cape deh.

    michaeljubel

    4 Jun 08 at 3:05 pm

  7. Kebanyakan kelompok islam ‘garis keras’ Indonesia yang saya tahu selalu menyandarkan istilah ‘perjuangan’ dan ‘jihad’ disamakan dengan yang dilakukan umat islam di timur tengah, ya jelas beda lah… disana perangnya ama tank, disini perangnya ama TV. Permasalahan orang Indonesia sekarang itu akarnya dari pola pikir, jadi kalo metodanya pake main ‘hajar’ aja cuman bentuk luarnya aja yg berubah, tapi permasalahan sebenernya sama sekali gak terselesaikan.

    Sepertinya landasan berpikir mereka pun masih prematur, macam anak TK yg belum bisa menjumlah tapi udah sok nerangin integral ke orang lain. Daripada mereka repot-repot ngegebukin orang atau ngancurin tempat orang, kenapa kader-kadernya gak diajarin dulu caranya ‘baca qur’an’ yang bener? Sebelum menuduh orang salah, sebaiknya kita tanya dulu apa yg sudah kita tahu!

    Ke-gak-tegas-an pemerintah indonesia memang pemicu segalanya. Pemerintah sekarang gak mau nyerempet bahaya, kerjaannya nyari jalan aman mulu, jadinya malah menimbulkan simpang siur informasi dan tanggapan di masyarakat. Kalo pemerintahnya udah ngasih arahan yg jelas dan tegas, sebagaimana tugasnya seharusnya, seharusnya ini semua gak kejadian.

    puput

    4 Jun 08 at 10:39 pm

  8. mereka menggunakan alasan agama untuk melegitimasi kelompok mereka melakukan kekerasan, menurut saya hal itu ngga bisa dibenarkan. mereka ngaku fasih soal agama Islam? menurut saya sih, mereka ngga ngerti apa-apa soal agama Islam. Tuhan kan memerintahkan kita untuk bisa hidup berdampingan dengan orang-orang yang berbeda dengan kita, tapi mereka ngga bisa. mereka menafsirkan perintah Tuhan tanpa dinalar.
    oke, penegakan hukum yang lemah di negara ini memang luka menganga yang udah lama terbuka; tapi gak bisa dijadikan pembenaran untuk aksi main hakim sendiri. kayak orang barbar aja, ga punya aturan. saya setuju FPI dibubarkan dan diredam, trus otak-otak di belakangnya juga harus ditangkap. tindakan FPI ini malah memperburuk citra Islam di mata dunia, membenarkan orang2 seperti Greet Wilder dengan film Fitna-nya; padahal seharusnya agama Islam itu lebih baik dari itu…

    vienz

    5 Jun 08 at 7:53 pm

  9. FPI itu cuma preman berpeci yang sok2 make nama Islam biar terkesan suci, padahal cuma pengen muasin nafsu buat ngerusak n bikin rusuh dimana2.

    mereka gak menjalani Islam dengan sebenar2nya. andaikan Rasulullah masih hidup di zaman ini pasti beliau gak akan ngelakuin tindakan semacam itu. tindakan mereka itu sama sekali bertentangan dengan ajaran Islam.

    kalo mereka bener2 pengen MEMBELA umat Islam, kenapa gak lewat jalur ekonomi aja? menurut saya itu akan lebih efektif dibanding menghancurkan tempat2 maksiat. menghancurkan tempat2 maksiat mungkin ada benarnya, tapi tidak dengan cara barbar seperti yang dilakukan FPI. selain itu, masalah kayak gitu mah tersier, harusnya diurus belakangan.

    patung pancoran

    5 Jun 08 at 8:47 pm

  10. hmm..kalau ditilik dari namanya (Pembela), mereka memang sudah melenceng jauh..tp saya pribadi miris dengan adanya ribuan(jutaan?) orang seperti mereka di Indonesia. Perbuatan mereka mencerminkan arogansi mereka terhadap hal yang mereka anggap benar. Sayang, asumsi mereka terhadap kebenaran sangat absurd. Sering sekali mereka berkomentar tentang argumen mereka, yang rasanya konyol. so dumb. Padahal mereka ada juga yang merupakan orang2 terpandai Indonesia. Di universitas negeri tempat saya kuliah misalnya.Saya rasa ekstremis dan Vandalis akan tetap ada, namun sudah saatnya pemerintah membatasi ruang gerak mereka. Jujur solusi konkritnya saya belum menemukan..
    ada ide bung Andika?
    Btw nice blog and issue..

    Laguna Breeze

    7 Jun 08 at 9:16 pm

  11. [Amel]
    Keterbatasan intelektual? Keterbatasan pemahaman tentang perbedaan dan toleransi mungkin ya…ada benernya juga kata2 lu, premanisme berlandaskan agama. Banyak yang bilang Habib Riziq hanya preman berjubah dan bersorban.

    [Calvin]
    Setuju Vin. Mu dipakein topeng apapun, anarki ya tetap anarki. Dan anarki tidak dapat ditolerir ketika itu mengganggu publik. Mau ada perubahan? Bubarkan FPI…

    [Jubel]
    Exactly. Terbutakan oleh fanatisme. Agama memang alat paling efektif untuk dijadikan justifikasi atas sesuatu yang bahkan secara etika salah. Ketika kita berbicara nilai-nilai agama, yang kita bicarakan adalah dogma, dan itu adalah sesuatu yang tidak bisa dinegosiasikan lagi. Apalagi ketika dogma itu justru disikapi dengan kekerasan, Ya beginilah hasilnya…

    [Puput]
    Anak TK yang ngajar integral?? hwahahha!! Analoginya emang lu banget, Put! Pola pikir yang tertutup, seperti yang dibilang Jubel diatas emang berkontribusi besar. Dan ini ga hanya terjadi di FPI aja. Dalam level yang lebih rendah, pola pikir bangsa kita yang cenderung tertutup dan xenophob terkadang jadi sumber masalah tersendiri. Belum ada budaya kritis dan budaya menghargai pendapat yang berbeda. Padahal ini salah satu syarat terpenting dalam menjalankan demokrasi. Ditambah pemerintah saat ini yang *lagi-lagi* tidak tegas.

    [Vienz]
    Yap. Sepengetahuan saya, Islam tidak mengajarkan umatnya untuk menzalimi kaum lain, apalagi kaumnya sendiri. Setuju banget ama lu, Vin..tindakan FPI justru secara tidak langsung menguatkan image Islam yang dibawa Wilder nan kontroversial itu. Kalo Islam ga mau disebut sebagai agama ‘perang dan pedang’, ya tunjukkan sisi damai kita dong, bukan justru menampilkan Islam yang penuh kekerasan. Ngapain FPI memprotes film Fitna dan ngelemparin kedutaan Denmark kalo mereka sendiri menyerupai apa yang Wilder gambarkan dalam film Fitna.

    [Patung Pancoran]
    Preman berpeci? hahaha!! Bisaaa….Yap, seperti komen2 sebelumnya, Islam memang tidak mengajarkan jalan kekerasan pada umatnya. Masih banyak cara yang lebih efektif dan beradab untuk membela Islam.

    [Laguna Breeze]
    Mengutip lagi komentar saya untuk Amel diatas, mereka memang bukan orang-orang yang memiliki keterbatasan intelektual. Banyak diantara mereka yang memiliki tingkat keilmuan yang cukup tinggi. Nampaknya intelektualitas memang tidak berbanding lurus dengan toleransi. Lihat saja sang komandan, Munarman, seorang mantan aktivis HAM-demokrasi, sekarang malah jadi barbar. Mungkin FPI punya metode sendiri untuk membrainwash anggota2nya. Wallahu alam…

    Solusi konkrit? Saya sendiri berpikir kalau kekerasan yang mereka lakukan adalah bentuk pemberontakan. Pemberontakan terhadap kondisi hidup, pemberontakan terhadap politik kita yang carut-marut, pemberontakan terhadap kesenjangan sosial dan masih banyak alasan lain yang membuat mereka ‘memberontak’. Tanpa adanya perbaikan kualitas kehidupan masyarakat, saya rasa vandalisme dan kekerasan akan tetap hidup sebagai satu bentuk reaksi paling primitif atas ‘cacatnya’ sistem yang sedang berlangsung.

    Andika

    8 Jun 08 at 12:33 pm

  12. gue lebih setuju FPI dibubarkan..

    Riri Audiya

    8 Jun 08 at 8:46 pm

  13. FPI = Front Politik yang merusak Islam, kebanyakan unsur politik nih, jadi gini :)

    Gue setuju ma beberapa poin tentang FPI, ingat kasus kerusuhan etnis di Ambon? Berkat FPI Ambon, muslim Ambon bisa diselamatkan dari pembantaian yang dilakukan oleh kristen Ambon. But, one laudable action cannot erase all mistakes they’ve made. Setuju. Saya cuma kepengen kita tidak terbutakan oleh hawa kebencian berlebihan sehingga memandang FPI sebagai biang kerok utama di Indonesia ini. FPI baru berdiri tahun 1998 lho! Gak sebanding dengan penjahat2 kemanusiaan yang mengatasnamakan SARA yang sudah menghancurkan negeri ini. Cuma tidak terekspos media massa saja seolah2 mereka gak bersalah.

    Pun saya juga gak nyuruh blog master atau visitor berubah mencintai FPI dan setuju ma setiap tindakan mereka. Saya cuma kepengen suatu hal dilihat secara komprehensif dan fleksibel, meski memang tidak semua hal harus dilihat demikian, at least untuk FPI masih ada harapan untuk melihatnya dari berbagai sudut.

    Nice blog, mirip ma tampilannya Mike :)

    yonna

    18 Jun 08 at 1:18 pm

  14. |Riri|
    We’ll see tindakan apa yang akan pemerintah ambil setelah SKB dikeluarkan.

    |Yonna|
    itu dia..baru 10 tahun aja FPI udah berkembang jadi seperti saat ini. Gimana kalo mereka udah sebesar NU?? *mudah2an ngga deh..* Tapi gw setuju untuk ngeliat permasalahan ini dari berbagai sudut pandang. FPI pun mungkin terprovokasi *insiden Monas pun ada banyak versi*. Hanya saja, kekerasan yang FPI lakukan selalu mengatasnamakan Islam dan hal itu yg gw kurang setuju, karena itu hanya akan melahirkan kebencian baru terhadap nilai-nilai Islam.

    Andika

    18 Jun 08 at 10:49 pm

  15. @Andika

    Hahaha, kalo lebih dari 10 taun ancur porak poranda dong? :P

    Gak cuma FPI yang gampang provoked. Liat aja pendukung Gus Dur dan kelompok pemuda yang bernaung di bawah NU mereka lebih parah dari FPI. Kalo FPI masih mengatasnamakan menegakkan hukum dan keadilan, kalo mereka membela mati2an idola mereka. Pasukan berani mati dkk langsung disiapkan jika ada sesuatu melawan kesenangan mereka, bahkan Gus Dur ngancem kalo kubu dia kalah lagi di MA (vs PKB Muhaimin) pendukungnya akan golput di Pemilu 2009. Ridiculous, isn’t it?!

    Masih banyak yang lebih parah dari FPI. Mengenai beking, saya juga yakin kalo FPI didukung ma kekuatan militer (ex jenderal, dll). Yah kaya beginian mah kebanyakan politik doang, kebanyakan maen strategi doang, mendepankan kepentingan golongan, dll. Cuma ironisnya, mereka itu semuanya orang Islam. Duh sedih ya?!

    yonna

    19 Jun 08 at 1:33 pm

  16. |Yonna|
    Iyaa..!! Kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan! FPI dibales ama pasukan berani mati punya Gus Dur, hancurlah kitaa..kalo kata Nagabonar sih, “apa kata duniaa..?!” Ridiculous indeed.

    “An eye for an eye will only make the whole world blind”. Gandhi was absolutely right.

    Andika

    20 Jun 08 at 1:47 am

  17. duh rasanya di permukaan bumi ini orang-orang suka mengeneralisasi seenak udel,
    dan organisasi2 macam FPI ini yang sering membuat Islam digeneralisasi jadi teroris…

    masih mending di indonesia, masyarakatnya relatif masih heterogen, dan semoga warga nonmuslimnya cukup pintar buat tidak mengeneralisasi Islam = FPI
    buat negara lain yang gak kenal Islam, mengingat berita yang diangkat selalu berita jeleknya, tau deh apa yang ada di kepala mereka…

    salam kenal.. :)

    Linda

    25 Jun 08 at 12:32 am

  18. Jujur aja meskipun gw benci tindakan yang di lakukan oleh FPI tapi gw juga bingung sendiri apakah gw setuju kalo FPI tuh bener bener harus di bubarkan ?

    pertimbangan gw

    sebagai umat yang beragama islam sendiri, kita kenal denga istilah amal maruf nahi munkar! intinya kita harus berbuat baik dan menjauhi perbuatan buruk! disini coba kita lihat, perbuatan buruk maaf banget seperti kita mabuk mabukan dan pergi ke tempat clubing atau panti pijat plus plus.. (jujur aja gw masih suka berbuat buruk) lah pemerintah sendiri punya gak cara untuk mengatasi permasalahan seperti ini, mungkn di sini ada baiknya peran FPI mencegah perbuatan buruk bagi kita ( meskipun gw masih suka melakukan hal hal buruk itu)

    pertimbagan selanjutnya terkait masalh AHMADIYAH, well … kenapa sih ahmadiyah itu harus mengatas namakan islam. toh di negara asalnya di Pakistan , agama itu bernama AHMADIYAH bukan ISlam AHmadiyah.. yang justru menimbulkan kontroversi .. gw setuju banget dengan FPI di mana mereka gak setuju kalo ahmadiyah di sebut sebagai agama islam… toh itu udah menyalahkan aturan dan kaidah dari islam sendiri .. (maaf banget untuk ahmadiya)
    dan terkait masalah monas … yang gw tau yang dapet izin untuk melakukan aksi damai di monas hari itu adalah FPI lah kenapa bisa ada pada satu tempat yang pro dan kontra … tentu saja terjadi keributan .. itu hal yang wajar sekali terjadi indonesia .. contoh sederhana pertandingan bola aja bisa sampe bunuh bunuhan …
    jadi yang pasti itu bukan sepenuhnya Salah FPI …

    nah lo banyak banget pertimbangan pertmbangan yang akhirnya bikin gw bingung so gw di posisi netral aja deh !!

    Zi

    10 Jul 08 at 1:18 am

  19. bukannya harus dibubarkan, akan tetapi di reformasi. mekanismenya adalah dengan tindakan-tindakan protes yang rapi.

    namun saya setuju dengan tetap eksistensinya FPI. Lihat saja ketika kerusuhan ambon mereka hadir dan menyelematkan muslim dari kebiadaban kristen.

    michael rodad

    13 Nov 08 at 4:24 pm

  20. Ya Allah ketika negara banyak pelacuran, perjudian, mabok-mabokan dan maksiat, di bilang negara DEMOKRASI,

    Ya Allah ketika negara banyak bermunculan aliran agama sesat, nabi palsu, penghinaan agama, dan maraknya prostitusi dan bermunculan bintang porno, di bilang negara MODERN,

    Ya Allah ketika syariat agama dirusak dan dinodai dan dikotori oleh pemikir-pemikir dangkal ilmu agamanya dibilang negara BERADAB,

    Ya Allah ketika ada yang mau MENCEGAH kemaksiatan, perzinahan, perjudian, prostitusi terselubung, perusakan agama, penentang syariat,pengrusakan moral, dibilang kaum PENGHIANAT PANCASILA,

    ya Allah jadikan mereka saksi atas apa yang mereka dukung dalam segala bentuk kemaksiatan dan pengrusakan moral, pengrusakan agama dan syariatmu sebagai saksi di akherat nanti atas apa yang pernah mereka tulis mereka ucap dan mereka perbuat dihadapan-Mu………ya Allah……….

    Ya Allah ridhoilah dan kuatkanlah para penegak agama-Mu baik Hizbut tahrir, fpi, laskar fpi, laskar jihad, ikhwanul muslimin dan lain-lain sebagai kaum yang mencintaimu…….

    Ya Allah jangan jadikan negaraku seperti negara biadab Amerika, Israel dan para sekutunya, yang penuh dengan kemaksiatan, kemunafikan dan pengrusakan…….

    Aku takut azab mu ya Allah……. Aku takut………

  21. Ini orang yang dibilang BANCI. Hei neng kalo Ga tau masalah apa2 ga usuh sok ksh komentar. Ga tau masalah Ambon tp sok bela FPI yg BIADAB itu dgn alasan agama Islam harus ditegakkan. Takut adu argumen tp sok mau ksh pendapat. Udah jelas yg namanya FPI itu Front Penghianat Islam atau . Semua anggotanya pemabuk dan doyan judi serta tukang palak. Mana ada ajaran Islam yg bersikap seperti org2 yang biadad dgn alasan membela Islam. Islam ga perlu dibela krn itu agana Allah dan Allah sendiri akan menghukum kepada yang menyesatkan umatNya.

    Jadul

    23 Jul 09 at 4:17 pm

  22. Habib Rizieq..???? Dia itu cuma seonggok daging keturunan Arab yang bertingkah layaknya seperti seorang NABI. Seorang penganguran sejati yang mencoba buka usaha yang disebut “JUAL AGAMA” / “JUAL BACOT”. Objeknya manusia-manusia bodoh yang kerjaannya cuma minta jatah preman dipasar-pasar . Massa yang jadi andalannya karena kalau sendiri tidak punya nyali. dia jangan cuma bisa suruh orang jihad kalau dia memang berani sana pergi ke Afganistan untuk perang.
    SBY : Bapak satu ini tidak bisa buat apa-apa karena dia jadi Presiden atas dukungan Partai Islam.
    seharusnya kita berkaca pada jaman nya bapak Suharto, semua aman. Karena orang-orang yang selalu memberikan rasa tidak aman dalam kehidupan berkebangsaan maka manusia itu dapat disebut penebar teror / musuh dalam selimut, dan harus di bumi hanguskan sampai keakar-akarnya. Selamat merenung.{by.PRO-NKRI}

    rully

    11 Aug 09 at 2:28 pm

  23. apaan sih maksudnya FPI itu melarang miyabi datang ke indonesia.
    setau saya agama yang benar tidak mengajarkan untuk membatasi ato menghentikan rejeki orang karena maxima bertjuan positif untuk mendatangkan miyabi ke indonesia dan demi kemajuan kwalitas dunia perfilman di indonesia ini.tapi mungkin hanya orang2 yang pemikiran nya blm luas aja yang berpikir negatif tentang miyabi.menurut saya itu sangat wajar sekali demi kemajuan perfilman indonesia.

    mungkin FPI coba koreksi diri deh apakah tindakan demo yang dilakukan di kantor maxima itu adalah tindakan terpuji??

    .................

    10 Oct 09 at 2:47 am

Leave a Reply